Rabu, 03 Agustus 2016

Mobilitas Sosial
Mobilitas Sosial merupakan gerak perpindahan seseorang atau kelompok orang dari status social satu menuju status social yang lain.
Bentuk-bentuk mobilitas social :
*Vertikal yaitu perpindahan status individu dari satu kedudukan menuju kedudukan lain yang tidak sederajat.
Jenis mobilitas social dibedakan sebagai berikut
-Social climbing  yaitu perpindahan status individu dari kedudukan rendah menuju kedudukan yang lebih tinggi.
-social sinking yaitu perpindahan status individu dari kedudukan tinggi menuju kedudukan yang lebih rendah.
*Horizontal yaitu perpindahan status individu dari kelompok social satu menuju kelompok social lain yang masih sederajat atau sama.

Faktor-faktor pendorong perubahan social :
* Faktor struktural
Ketika status social yang dituju oleh individu memang ada atau terdapat tempat unduk diisi,kondisi tersebut dapat mendorong terciptanya mobilitas,misalnya mobilitas akibat terbukanya kesempatan kerja.
*Faktor invididu
kondisi ini berkaitan dengan tingkat kualitas seseorang,semakin tinggi pendidikan,kecakapan,serta keterampilan seseorang besar kemungkinan dapat menjangkau posisi tertentu.
*Faktor ekonomi
relitas hidup yang serba kekurangan dapat mendorong seseorang untuk giat bekerja.
*Faktor perubahan social
Perubahan kondisi social dalam masyarakat sering memunculkan semangat untuk melakukan mobilitas social.
Faktor-faktor penghambat perubahan social :
*Kemiskinan
kemiskinan membatasi mobilitas social untuk mencapat prestise atau kedudukan karena keterbatasan ekonomi.
*Sistem pelampisan social
system pelampisan sosial tertutup akan memperhambat seseorang untuk melakukan mobilitas naik.
*Kebudayaan masyarakat
kebudayaan yang tertutup akan pengaruh luar yang sebenarnya baik akan memperhambat untuk melakukan mobilitas naik.
*Perbedaan kepentigan
perbedaan kepentingan antara individu dalam suatu organisasi akan  memotivasi individu untuk bersaing yang akan berakibat timbulnya sikap saling menghambat menghambat satu sama lain untuk tercapainya keinginan.

Penginderaan jauh

Penginderaan Jauh


Penginderaan jauh (remote sensing) adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek,daerah/fenomena melalui analisis data yang diperoleh menggunakan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek,daerah atau fenomena yang dikaji menurut (lillesand & kiefer,1994).
Penginderaan jauh juga dapat didefinisikan sebagai ilmu yang diambil dari jarak jauh (Campbell,1987).
Komponen-komponen penginderaan jauh :
1).tenaga
Dihasilkan dari radiasi matahari tenaga ini untuk menyinari obyek yang ada dipermukaan bumi dan memantulkannya pada sensor.
 Tenaga dibagi 2 yaitu :
*Tenaga alamiah adalah tenaga yang dihasilkan dari sinar matahari.
*Tenaga buatan adalah tenaga yang dihasilkan dari gelombang mikro.
2).Interaksi antara Tenaga & Objek
Setiap objek mempunyai sifat tertentu dalam memantulkan atau memancarkan tenaga ke sensor. Objek yang banyak memantulkan atau memancarkan tenaga akan tampak lebih cerah, sedangkan objek yang pantulan atau pancarannya sedikit akan tampak gelap.
Contoh objek :
*area pemukiman
*jalan
*air
*hutan
*gedung,dll
3).Sensor
Sensor berfungsi untuk menerima dan merekam tenaga yang datang dari suatu objek.
Macam-macam sensor :
*Sensor Fotografik
Sensor fotografik adalah sensor yang berupa kamera dengan menggunakan film sebagai detektornya yang bekerja pada spetrum tampak. Hasil dari penggunaan sensor fotografik adalah bentuk foto udara.
*Sensor Elektronik
Sensor elektronik menggunakan tenaga elektrik dalam bentuk sinyal elektrik yang beroperasi pada spektrum yang lebih luas, yaitu dari sinar X sampai gelombang radio dengan pita magnetik sebagai detektornya. Keluaran dari penggunaan sensor elektrik ini adalah dalam bentuk citra.
4).Citra
Macam-macam citra :
*Citra foto adalah citra yang dihasilkan dari lensa kamera.
*Citra non foto adalah citra yang tidak dihasilkan dari lensa kamera.
5).Atmosfer
Atmosfer adalah lapisan udara yang terdiri dari berbagas jenis gas,seperti o2,co2,nitrogel dll.
6).Wahana
Wahana adalah kendaraan yang mengangkut atau membawa alat pemantau dalam pengindraan jauh.
7).Perolehan data
Perolehan data dapat berupa data manual ataupun data numerik (digital).
*Data manual dapat kita peroleh melalui kegiatan interpretasi citra. Untuk membantu pengerjaan interpretasi citra secara manual kita memerlukan alat bantu yang bernama stereoskop, Stereoskop berfungsi untuk melihat objek dalam bentuk tiga dimensi.
*Data numerik(digital) dapat kita peroleh melalui penggunaan software khusus untuk pengindraan jauh yang terdapat dapalam komputer serta diterapkan.
8).Penggunaan data
Penggunaan data adalah komponen akhir yang penting dalam  sistem pengindraan jauh, yaitu orang atau lembaga yang memanfaatkan hasil indraja. Berikut lembaga-lembaga yang menggunakan data pengindraan jauh misalnya sebagai berikut.
*Bidang militer
*Bidang Kependudukan.
*Bidang pemetaan.
*Bidang meteorologi dan klimatologi.

Minggu, 27 Maret 2016

Langkah menganalisis citra

Langkah-langkah menganalisis Citra :

1.Deteksi adalah proses pengenalan awal objek yang mempunyai krakteristik tertentu dipermukaan bumi yang dilakukan sensor.
2.Identifikasi adalah pembacaan ciri-ciri setiap objek dengan menggunakan data rujukan.
3.Analisis adalah tahap akhir dari interprestasi

Penginderaan jauh

Penginderaan jauh merupakan upaya memperoleh informasi tentang objek dengan menggunakan alat yang disebut "sensor" (alat peraba) tanpa kontak langsung dengan objek.

Komponen-komponen penginderaan jauh :
1.Tenaga 
Penginderaan jauh yang menggunakan tenaga matahari disebut sistem pasif dan yang menggunakan tenaga buatan (gelombang mikro) disebut aktif.
2.Objek
Segala sesuatau yang menjadi sasaran dalam penginderaan jauh,meliputi atmosfer,biosfer,hidrosfer dan litosfer.
3.Sensor
suatu benda yang digunakan untuk merekam objek-objek di alam/
Macam-macam sensor :
a.sensor fotografik
sensor berupa kamera yang bekerja pada spektrum tampak mata dan menghasilkan foto atau citra.
b.sensor elektromagnetik
sensor bertenaga elektrik dalam bentuk sinyal elektrik yang beroperasi pada spektrum yang lebih luas dan menghasilkan foto/citra.
4.Citra atau keluaran
gambaran objek yang tampak pada cermin melalui lensa kamera atau tampak langsung pada hasil cetakan,
Macam-macam citra :
a.citra foto adalah gambaran yang dihasilkan dari sensor kamera.
b.citra non foto adalah gambarang yang tidak dihasilkan dari sensor kamera.
5.Atmosfer 
lapisan udara yang mengelilingi bumi hingga ketinggian lebih dari 500km
6.Wahana
a.citra dirgantara (airbone image),yaitu citra yang dibuat dengan wahana yang beroperasi di udara (dirgantara)
b.citra satelit (satellite/spaceborne image),yaitu citra yang dibuat dari antariksa atau angkasa luar.
7.Perolehan data
8.Penggunaan data


pengertian geografi

Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan seluruh isinya yang meliputi geosfer,listorfer,hidrosfer,atmosfer dan biosfer serta kejadian atau peristiwa yang terjadi di permukaan bumi.

1.litosfer yaitu lapisan bumi yang paling luar atau kulit bumi.
2.hidrosfer yaitu lapisan air yang ada di permukaan bumi.
3.geosfer yaitu lapisan bumi yang terdiri atas litosfer,atmosfer,hidrosfer,biosfer dan antrosfer.
4.atmosfer yaitu lapisan udara yang mengililingi bumi yang ketinggian lebih dari 500km.
5.biosfer yaitu lapisan kehidupan flora dan fauna yang ada di permukaan bumi.
6.antroposfer yaitu lapisan manusia yang merupakan sentral diantara lapisan-lapisan lain.

Sabtu, 26 Maret 2016

Struktur sosial

Struktur sosial

Struktur sosial merupakan tatanan atau sususan di dalam masyarakat yang di dalamnya memuat diferensiasi dan stratifikasi.

1.diferensiasi merupakan pembeda antara ras,agama,suku bangsa,clan,profesi,jenis kelamin yang ada di dalam masyarakat yang beragam.
2.stratifikasi merupakan tingkatan-tingkatan atau kelas-kelas yang ada di dalam masyarakat.

Fungsi Struktur yaitu agar terjadinya hubungan yang harmonis antara individu dengan individu lain agar tidak terjadinya penyimpangan.
Sifat stratifikasi sosial :
1.Stratifikasi sosial tertutup
Hasil gambar untuk stratifikasi tertutup
2.Stratifikasi sosial terbuka
Hasil gambar untuk stratifikasi tertutup
3.Stratifikasi sosial campuran
Hasil gambar untuk stratifikasi tertutup

Dasar-dasar pembentukan Stratifikasi sosial :
1.Kekayaan
2.Kekuasaan
3.Keturunan
4.Pendidikan